I Aspire

BANGUN!!!!!!

February 3, 2010 · Leave a Comment

NEGARA AMERIKA DIBANGUN DARI EMAS PAPUA
Diposkan oleh ARKILAUS ARNESIUS BAHO Minggu, 24 Januari 2010 Oleh: Subhan Hassannoesi Aktivis Dakwah Papua yang juga anggota Majlis Muslim Papua ( MMP )

Freeport adalah pertambangan emas terbesar di dunia! Namun termurah dalam biaya operasionalnya. Sebagian kebesaran dan kemegahan Amerika sekarang ini adalah hasil perampokan resmi mereka atas gunung emas di Papua tersebut. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik daripada seekor lintah!

Akhir tahun 1996, sebuah tulisan bagus oleh Lisa Pease yang dimuat dalam majalah Probe. Tulisan ini juga disimpan dalam National Archive di Washington DC. Judul tulisan tersebut adalah “JFK, Indonesia, CIA and Freeport.”

Walau dominasi Freeport atas gunung emas di Papua dimulai sejak tahun 1967, namun kiprahnya di negeri ini sudah dimulai beberapa tahun sebelumnya. Dalam tulisannya, Lisa Pease mendapatkan temuan jika Freeport Sulphur, demikian nama perusahaan itu awalnya, nyaris bangrut berkeping-keping ketika terjadi pergantian kekuasaan di Kuba tahun 1959.

Saat itu Fidel Castro berhasil menghancurkan rezim diktator Batista. Oleh Castro, seluruh perusahaan asing di negeri itu dinasionalisasikan. Freeport Sulphur yang baru saja hendak melakukan pengapalan nikel produksi perdananya terkena imbasnya. Ketegangan terjadi. Menurut Lisa Pease, berkali-kali CEO Freeport Sulphur merencanakan upaya pembunuhan terhadap Castro, namun berkali-kali pula menemui kegagalan.

Ditengah situasi yang penuh ketidakpastian, pada Agustus 1959, Forbes Wilson yang menjabat sebagai Direktur Freeport Sulphur melakukan pertemuan dengan Direktur pelaksana East Borneo Company, Jan van Gruisen. Dalam pertemuan itu Gruisen bercerita jika dirinya menemukan sebuah laporan penelitian atas Gunung Ersberg (Gunung Tembaga) di Irian Barat yang ditulis Jean Jaques Dozy di tahun 1936. Uniknya, laporan itu sebenarnya sudah dianggap tidak berguna dan tersimpan selama bertahun-tahun begitu saja di perpustakaan Belanda. Van Gruisen tertarik dengan laporan penelitian yang sudah berdebu itu dan membacanya.

Dengan berapi-api, Van Gruisen bercerita kepada pemimpin Freeport Sulphur itu jika selain memaparkan tentang keindahan alamnya, Jean Jaques Dozy juga menulis tentang kekayaan alamnya yang begitu melimpah. Tidak seperti wilayah lainnya diseluruh dunia, maka kandungan biji tembaga yang ada disekujur tubuh Gunung Ersberg itu terhampar di atas permukaan tanah, jadi tidak tersembunyi di dalam tanah. Mendengar hal itu, Wilson sangat antusias dan segera melakukan perjalanan ke Irian Barat untuk mengecek kebenaran cerita itu. Di dalam benaknya, jika kisah laporan ini benar, maka perusahaannya akan bisa bangkit kembali dan selamat dari kebangkrutan yang sudah di depan mata.

Selama beberapa bulan, Forbes Wilson melakukan survey dengan seksama atas Gunung Ersberg dan juga wilayah sekitarnya. Penelitiannya ini kelak ditulisnya dalam sebuah buku berjudul The Conquest of Cooper Mountain. Wilson menyebut gunung tersebut sebagai harta karun terbesar yang untuk memperolehnya tidak perlu menyelam lagi karena semua harta karun itu telah terhampar di permukaan tanah. Dari udara, tanah disekujur gunung tersebut berkilauan ditimpa sinar matahari.

Wilson juga mendapatkan temuan yang nyaris membuatnya gila. Karena selain dipenuhi bijih tembaga, gunung tersebut ternyata juga dipenuhi bijih emas dan perak!! Menurut Wilson, seharusnya gunung tersebut diberi nama GOLD MOUNTAIN, bukan Gunung Tembaga. Sebagai seorang pakar pertambangan, Wilson memperkirakan jika Freeport akan untung besar dalam waktu tiga tahun sudah kembali modal. Pimpinan Freeport Sulphur ini pun bergerak dengan cepat. Pada 1 Februari 1960, Freeport Sulphur meneken kerjasama dengan East Borneo Company untuk mengeksplorasi gunung tersebut.

Namun lagi-lagi Freeport Sulphur mengalami kenyataan yang hampir sama dengan yang pernah dialaminya di Kuba. Perubahan eskalasi politik atas tanah Irian Barat tengah mengancam. Hubungan Indonesia dan Belanda telah memanas dan Soekarno malah mulai menerjunkan pasukannya di Irian Barat.

Tadinya Wilson ingin meminta bantuan kepada Presiden AS John Fitzgerald Kennedy agar mendinginkan Irian Barat. Namun ironisnya, JFK malah spertinya mendukung Soekarno. Kennedy mengancam Belanda, akan menghentikan bantuan Marshall Plan jika ngotot mempertahankan Irian Barat. Belanda yang saat itu memerlukan bantuan dana segar untuk membangun kembali negerinya dari puing-puing kehancuran akibat Perang Dunia II terpaksa mengalah dan mundur dari Irian Barat.

Ketika itu sepertinya Belanda tidak tahu jika Gunung Ersberg sesungguhnya mengandung banyak emas, bukan tembaga. Sebab jika saja Belanda mengetahui fakta sesungguhnya, maka nilai bantuan Marshall Plan yang diterimanya dari AS tidak ada apa-apanya dibanding nilai emas yang ada di gunung tersebut.

Dampak dari sikap Belanda untuk mundur dari Irian Barat menyebabkan perjanjian kerjasama dengan East Borneo Company mentah kembali. Para pemimpin Freeport jelas marah besar. Apalagi mendengar Kennedy akan menyiapkan paket bantuan ekonomi kepada Indonesia sebesar 11 juta AS dengan melibatkan IMF dan Bank Dunia. Semua ini jelas harus dihentikan!

Segalanya berubah seratus delapan puluh derajat ketika Presiden Kennedy tewas ditembak pada 22 November 1963. Banyak kalangan menyatakan penembakan Kennedy merupakan sebuah konspirasi besar menyangkut kepentingan kaum Globalis yang hendak mempertahankan hegemoninya atas kebijakan politik di Amerika.

Presiden Johnson yang menggantikan Kennedy mengambil sikap yang bertolak belakang dengan pendahulunya. Johnson malah mengurangi bantuan ekonomi kepada Indonesia, kecuali kepada militernya. Salah seorang tokoh di belakang keberhasilan Johnson, termasuk dalam kampanye pemilihan presiden AS tahun 1964, adalah Augustus C.Long, salah seorang anggota dewan direksi Freeport.

Tokoh yang satu ini memang punya kepentingan besar atas Indonesia. Selain kaitannya dengan Freeport, Long juga memimpin Texaco, yang membawahi Caltex (patungan dengan Standard Oil of California). Soekarno pada tahun 1961 memutuskan kebijakan baru kontrak perminyakan yang mengharuskan 60persen labanya diserahkan kepada pemerintah Indonesia. Caltex sebagai salah satu dari tiga operator perminyakan di Indonesia jelas sangat terpukul oleh kebijakan Soekarno ini.

Augustus C.Long amat marah terhadap Soekarno dan amat berkepentingan agar orang ini disingkirkan secepatnya. http://berita. liputan6.com/progsus/200209/41945/class=%27vidico% 27

Mungkin suatu kebetulan yang ajaib. Augustus C.Long juga aktif di Presbysterian Hospital di NY dimana dia pernah dua kali menjadi presidennya (1961-1962). Sudah bukan rahasia umum lagi jika tempat ini merupakan salah satu simpul pertemuan tokoh CIA.

Lisa Pease dengan cermat menelusuri riwayat kehidupan tokoh ini. Antara tahun 1964 sampai 1970, Long pensiun sementara sebagai pemimpin Texaco. Apa saja yang dilakukan orang ini dalam masa itu yang di Indonesia dikenal sebagai masa yang paling krusial.

Pease mendapatkan data jika pada Maret 1965, Augustus C.Long terpilih sebagai Direktur Chemical Bank, salah satu perusahaan Rockefeller. Augustus 1965, Long diangkat menjadi anggota dewan penasehat intelejen kepresidenan AS untuk masalah luar negeri. Badan ini memiliki pengaruh sangat besar untuk menentukan operasi rahasia AS di Negara-negara tertentu. Long diyakini salah satu tokoh yang merancang kudeta terhadap Soekarno, yang dilakukan AS dengan menggerakkan sejumlah perwira Angkatan Darat yang disebutnya sebagai Our Local Army Friend.

Salah satu bukti sebuah telegram rahasia Cinpac 342, 21 Januari 1965, pukul 21.48, yang menyatakan jika kelompok Jendral Suharto akan mendesak angkatan darat agar mengambil-alih kekuasaan tanpa menunggu Soekarno berhalangan. Mantan pejabat CIA Ralph Mc Gehee juga pernah bersaksi jika hal itu benar adanya.

Awal November 1965, satu bulan setelah tragedi terbunuhnya sejumlah perwira loyalis Soekarno, Forbes Wilson mendapat telpon dari Ketua Dewan Direktur Freeport, Langbourne Williams, yang menanyakan apakah Freeport sudah siap mengekplorasi gunung emas di Irian Barat. Wilson jelas kaget. Ketika itu Soekarno masih sah sebagai presiden Indonesia bahkan hingga 1967, lalu darimana Williams yakin gunung emas di Irian Barat akan jatuh ke tangan Freeport?

Lisa Pease mendapatkan jawabannya. Para petinggi Freeport ternyata sudah mempunyai kontak dengan tokoh penting di dalam lingkaran elit Indonesia. Mereka adalah Menteri Pertambangan dan Perminyakan Ibnu Soetowo dan Julius Tahija. Orang yang terakhir ini berperan sebagai penghubung antara Ibnu Soetowo dengan Freeport. Ibnu Soetowo sendiri sangat berpengaruh di dalam angkatan darat karena dialah yang menutup seluruh anggaran operasional mereka.

Sebab itulah, ketika UU no 1/1967 tentang Penanaman Modal Asing (PMA) yang draftnya dirancang di Jenewa-Swiss yang didektekan Rockefeller, disahkan tahun 1967, maka perusahaan asing pertama yang kontraknya ditandatangani Suharto adalah Freeport!. Inilah kali pertama kontrak pertambangan yang baru dibuat. Jika di zaman Soekarno kontrak-kontrak dengan perusahaan asing selalu menguntungkan Indonesia, maka sejak Suharto berkuasa, kontrak-kontrak seperti itu malah merugikan Indonesia.

Untuk membangun konstruksi pertambangan emasnya itu, Freeport mengandeng Bechtel, perusahaan AS yang banyak mempekerjakan pentolan CIA. Direktur CIA John McCone memiliki saham di Bechtel, sedangkan mantan Direktur CIA Richards Helms bekerja sebagai konsultan internasional di tahun 1978.

Tahun 1980, Freeport menggandeng McMoran milik “Jim Bob” Moffet dan menjadi perusahaan raksasa dunia dengan laba lebih dari 1,5 miliar dollar AS pertahun.

Tahun 1996, seorang eksekutif Freeport-McMoran, George A.Maley, menulis sebuah buku berjudul “Grasberg” setelab 384 halaman dan memaparkan jika tambang emas di Irian Barat itu memiliki deposit terbesar di dunia, sedangkan untuk bijih tembaganya menempati urutan ketiga terbesar didunia.

Maley menulis, data tahun 1995 menunjukkan jika di areal ini tersimpan cadangan bijih tembaga sebesar 40,3 miliar dollar AS dan masih akan menguntungkan 45 tahun ke depan. Ironisnya, Maley dengan bangga juga menulis jika biaya produksi tambang emas dan tembaga terbesar di dunia yang ada di Irian Barat itu merupakan yang termurah di dunia!!

Istilah Kota Tembagapura itu sebenarnya menyesatkan dan salah. Seharusnya EMASPURA. Karena gunung tersebut memang gunung emas, walau juga mengandung tembaga. Karena kandungan emas dan tembaga terserak di permukaan tanah, maka Freeport tinggal memungutinya dan kemudian baru menggalinya dengan sangat mudah. Freeport sama sekali tidak mau kehilangan emasnya itu dan membangun pipa-pipa raksasa dan kuat dari Grasberg-Tembagapur a sepanjang 100 kilometer langsung menuju ke Laut Arafuru dimana telah menunggu kapal-kapal besar yang akan mengangkut emas dan tembaga itu ke Amerika. Ini sungguh-sungguh perampokan besar yang direstui oleh pemerintah Indonesia sampai sekarang!!!

Kesaksian seorang reporter CNN yang diizinkan meliput areal tambang emas Freeport dari udara. Dengan helikopter ia meliput gunung emas tersebut yang ditahun 1990-an sudah berubah menjadi lembah yang dalam. Semua emas, perak, dan tembaga yang ada digunung tersebut telah dibawa kabur ke Amerika, meninggalkan limbah beracun yang mencemari sungai-sungai dan tanah-tanah orang Papua yang sampai detik ini masih saja hidup bagai di zaman batu.

Freeport merupakan ladang uang haram bagi para pejabat negeri ini, yang dari sipil maupun militer. Sejak 1967 sampai sekarang, tambang emas terbesar di dunia itu menjadi tambang pribadi mereka untuk memperkaya diri sendiri dan keluarganya. Freeport McMoran senidir telah menganggarkan dana untuk itu yang walau jumlahnya sangat besar bagi kita, namun bagi mereka terbilang kecil karena jumlah laba dari tambang itu memang sangat dahsyat. Jika Indonesia mau mandiri, sektor inilah yang harus dibereskan terlebih dahulu.

———————————————————————————————–

sedikit refleksi

pernah bertanya-tanya dengan seorang teman, kenapa palestina diserang, kaum muslim di pakistan, di china dan negara-negara lain sering dibantai, perang dimana-mana, sedang indonesia yang notabene negara dengan pemeluk Islam terbesar tidak disentuh???

jawab temen saya:

karena kita sudah bisa digempur dengan serangan yang paling mudah, yaitu dari sisi ekonomi, secara ekonomi kita sudah tergantung dengan negara amerika dan kawan-kawannya, coba kita tengok negara-negara Islam (kita bukan negara Islam, tetapi negara pemeluk Islam terbesar–catat–), blokade ekonominya dia g ngefek, militernya, dia malah bisa bikin sendiri, jadi y itu tadi, serangan langsung

jadi….

sampai kapan kita mau terus tertidur dan menutup mata???

sudah terlalu lama kawan

sudah waktunya kita bangun dan menata negeri ini

→ Leave a CommentCategories: life
Tagged: , , ,

tujuh kali aku pernah mencela jiwaku

January 19, 2010 · Leave a Comment

sumber : untuk sementara ini unknown, soalnya masih belum tau siapa yg buat, yang jelas bukan saya, tak posting disini soalnya pas baca pertama kali lgsg jleb jleb jleb gimana gitu. reminder yang bagus

pertama kali ketika aku melihatnya lelah, padahal seharusnya ia bisa kuat

kedua kali ketika melihatnya berjalan terpincang-pincang dihadapan seorang yang lumpuh

ketiga kali ketika berhadapan dengan pilihan yang sulit dan mudah, ia memilih yang mudah

keempat kali ketika ia melakukan kesalahan dan menghibur diri dengan mengatakan bahwa semua orang juga melakukan kesalahan

kelima kali ketika ia menghindar karena takut, ia mengatakannya sebagai sabar

keenam kali ketika ia mengejek kepada sebentuk wajah buruk, padahal ia tahu bahwa wajah itu adalah salah satu topeng yang sering ia kenakan

dan ketujuh kali ketika ia menyanyikan lagu pujian dan ia menganggap itu sebagai sesuatu yang bermanfaat

→ Leave a CommentCategories: life
Tagged:

donal bebek

January 10, 2010 · Leave a Comment

komik ato majalah ya namanya?
biasanya sih yg tak beli dulu-dulu itu bentuknya komik, tapi kok banyak juga yang bentuknya majalah ya?

apapun deh, kita sebut saja dia donal bebek

penasaran

kok gober ndak mati-mati ya

kok desi g segera nentuin ama donal tah untung

kok kwak kwik kwek g gede-gede

:D

intermezo intermezo

pingin nulis, gara-gara saking penuhnya kepala, sampe bingung mau nulis apa. tapi tangan dah gatel bgt pgn nulis. yang keluar malah donal dan gober :D

itu dulu deh

ada yg bisa ngasih tau kapan gober bebek meninggal?spoiler gpp deh

satu lagi pelajaran yg bisa saya petik hari ini

jangan pernah mbaca the art of war, networking, MVC ama servlet dan JSP dalam satu hari. kepala rasae penuh sampe meluber-luber isinya hehehe

→ Leave a CommentCategories: life
Tagged:

smk atau sma

December 23, 2009 · Leave a Comment

adikku yang paling kecil kn kelas 3 smp sekarang ini, lagi bingung dia, mau masuk smk atau sma, soalnya banyak smk dan sma yang bagus, gimana-gimana kan buat masa depannya juga toh
hmmmm
bingung jawabnya
klo saya mikirnya gini
kenapa kok ke smk, padahal smk itu kn nyetak tenaga buruh to, memang bener klo kita smk pasti cpt dapat kerja dibandingin klo kita masuk ke sma (yang notabene butuh kuliah lagi klo mau kerja yg enak), kerjanya juga di pabrik-pabrik gede, tapi y itu tadi, cuman jadi tenaga buruhnya, dia g main di level manajemen. buat main di level manajemen kn butuh ilmunya. ilmunya didapet dari s1 tadi.
itu pendapat saya pribadi sih
kenapa kok skrg jadi bermunculan smk-smk gtu, ya tujuannya biar tenaga buruh makin banyak –> makin murah (jadi kasarannya kita dijadiin penyuplai buruh gtu deh)
tapi di smk kita dpt keahlian
beda dengan yg sma, yg klo lulus kita msh belom bs ngapain2

jadi ya….
kesimpulan akhirnya biar imbang, kita ke smk lalu ke s1 yang sesuai
klo diliat-liat pelajaran sma, kayake g semuanya dipake kan, ambil contoh satu aja wes, fisika, di jurusan saya (SI) kayake fisika g perlu, kalkulus iya, tapi fisika ndak. klo kita ambil smk yg jurusannya komputer, kita dpt keahliannya, trus ilmu manajemennya kita tambahi di jenjang s1, lebih mantap kan
tp klo kita g tau fisika sama skali, yaa susah juga sih
fisika kn aplikatifnya dalam kehidupan sehari-hari, emg g dlm dunia kerja, tp dlm keseharian kita. kayak kita perlu dongkrak mobil, tapi sialnya lg g ada dongkrak, ya kita pake kayu dan batu, pake prinsip pengungkit atau tuas. itu kn didapet dr fisika
lah terus ambil smk yang pelajarannya udah menjurus atau yg sma yg pelajarannya bersifat global

malah tambah bingung

:D

akhirnya sma atau smk?????

→ Leave a CommentCategories: life
Tagged: , ,

k-drama :: world within ::

December 21, 2009 · 2 Comments

kemarin jumat ke kosan lama
makan-makan  di pinggir jalan ama anak-anak
jalan-jalan (my god, rasae dah lamaaaa bgt g jalan ma anak-anak, sampe lupa gimana rasae — mungkin itu salah satu sisi positifnya putus y :D –)
kelar jalan-jalan kita cerita-cerita
pinginne disambung lagi nongkrong dimana gtu sampe pagi, tapi ada jam malem e. daripada tidur di masjid, ya milih bantal guling ae kan lebih empuk :D
pulang ke kosan deh kita. lanjut nonton film
ada beberapa stok baru se
liat newmoon. langsung ngerasa bosen. kelar newmoon langsung males liat film lain lagi. g gtu bagus newmoon-e. untung kmarin batal nonton newmoon ama anak-anak. misal jadi nonton gtu pasti lgsg nyesel udah buang duit buat tiket :D

bongkar bongkar meja anak-anak
eh nemu dvd
drama korea
judulnya world within
keren lo
pemain ceweknya itu yg main di fullhouse ama endless love
yg cowok g tau maen dimana, tapi jannn……manis tenan ^^
itu cerita tentang profesi sutradara-sutradara gtu, lebih tepatnya industri perfilm-an, dan klo dipersempit lagi di bagian drama. jadi ntar ada juga penulis skripnya, aktor aktrisnya juga yang jelas.
cewek cowok jadi sutradara, trus ada hubungan percintaan, konflik-konflik dengan hubungan yang sebelumnya, konflik dengan temen-temennya dan konflik-konflik keluarga
bener-bener kayak kehidupan sehari-hari gtu
alami banget

klo diamatin

beda pol ya antara drama-e korea, jepang ama indonesia

:D

segi kualitas pembuatan-e, kualitas cerita-e juga

drama korea ato jepang gtu sering nyeritain profesi, yg detektif, guru sma, pegawai hotel, koki, dokter, sutradara tadi. trus konflik-konflik yang terjadi di kerjaannya. g hanya konflik yang negatif, yang positif juga. lha klo disini???g jelas fokus critanya

gara-gara sering tak pasok dengan tontonan drama jepang dan korea gini. adik-adikku g selera liat sinetron di tv

mungkin

mungkin lo ya

klo sinetron yang di tv ngambil tema cerita yang lebih berkualitas, lebih humanity gtu dan episod nya g panjang-panjang. mungkin banyak yang liat. g dipandang sebelah mata. perfilm-an indonesia bisa bangkit. g menutup kemungkinan bisa ekspor sinetron malah
jangan gara-gara ratingnya jadi naik, episodnya ditambah-tambah jadi ratusan, dan klo perlu pake season-season
cerita jadi g jelas
kemana-mana

sekian….
oh iya, kan review world within tadi ceritanya
ada 16 episode sodara
tak maraton nonton 3 hari berturut-turut
bagus
konflik percintaan tokoh utama-e itu gara-gara beda status, yg cewek tajir, kluarga kota, yg cowok biasa, anak petani, di desa, kluarga masih polos. bener-e yang cewek g mempermasalahkan uang, tapi ibunya yang cewek itu yang ribut uang. yg cowok minder. putus nyambung akhirnya hubunganne. tapi happy ending kok ^^
ada nangis-nangisnya
ada tragedinya juga (yg cowok kena glukoma — bayangin, seorang sutradara, yang mana mata adalah senjata utamanya lo –, sampe netes darah gtu dari matanya, serem, jadi penasaran ama glukoma. googling ah ntar :D ).

wes ah
sampe situ ae reviewnya
g seru klo diceritain semua
apik kok
liat ae klo g percaya :D

→ 2 CommentsCategories: life
Tagged: ,